Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FINANCE » Hutang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Kata Kemenkeu Sebut Masih di Leval Aman

Hutang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Kata Kemenkeu Sebut Masih di Leval Aman

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpost.id, Per Juni 2025, total kewajiban utang Pemerintah Pusat Republik Indonesia tercatat sebesar Rp9.138,05 triliun. Angka ini merepresentasikan 39,86% dari total nilai Produk Domestik Bruto (PDB) negara.

Komposisi dan Tren Utang

Komposisi dan Tren Utang

Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merinci bahwa struktur utang tersebut didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), yang mencapai Rp7.980,87 triliun. Sisa utang, yaitu sebesar Rp1.157,18 triliun, berasal dari sumber pinjaman

Rasio Utang dan Strategi Pengelolaan

Hutang Pemerintah

Hutang Pemerintah

Direktur Jenderal DJPPR Kemenkeu, Bapak Suminto, menyatakan bahwa rasio utang Indonesia masih tergolong dalam kategori moderat dan aman. Pernyataan ini didasarkan pada perbandingan dengan negara-negara lain, baik di kawasan Asia Tenggara maupun negara-negara anggota kelompok G20. Batas aman yang ditetapkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara adalah 60% dari PDB, jauh di atas rasio saat ini.

Pemerintah berkomitmen untuk menjaga disiplin fiskal yang ketat. Pengelolaan utang dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (prudent) untuk memastikan bahwa dana yang diperoleh benar-benar digunakan untuk membiayai prioritas pembangunan nasional. Hal ini penting untuk menghindari risiko beban utang yang berlebihan atau tidak terkelola dengan baik dalam jangka waktu yang panjang, yang dapat membahayakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Upaya ini sejalan dengan strategi untuk menjaga kredit rating Indonesia tetap pada level yang baik di mata investor global.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kang Dedi Mulyadi Mengucapkan Permintaan Maaf Atas Kejadian Acara Nikah Anaknya

    Kang Dedi Mulyadi Mengucapkan Permintaan Maaf Atas Kejadian Acara Nikah Anaknya

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Garut Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan sepata kata permohonan minta maaf kepada masyarakat atas insiden tragis dalam acara syukuran pernikahan anaknya yang menewaskan sejumlah anak kecil hingga lansia di garut. Acara makan gratis yang disediakan acara pernikahan syukuran untuk anaknya yang bernama Maulana Akbar dan istrinya, Putri Karlina, dalam rangkaian acara […]

  • Ribuan Ekstasi Telah Diketahui Dibuang dari Mobil Usai Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Lampung

    Ribuan Ekstasi Telah Diketahui Dibuang dari Mobil Usai Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Lampung

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Lampung- Puluhan ribu biji ekstasi ditemui tidak jauh dari posisi mobil SUV hadapi musibah di jalur Tol Sumatra rute B Terbanggi- Bakauheni Kilometer 136. Ekstasi itu diprediksi dibuang ke di dasar jembatan Tol Karang Endah berakhir mobil musibah. Bersumber pada penjelasan Pencerahan Kodim 0411 atau Kilometer, Jumat( 21 atau 11 atau 2025), musibah itu […]

  • Fahri Hamzah Mengusulkan Pajak Tinggi Pada Rumah Tapak

    Fahri Hamzah Mengusulkan Pajak Tinggi Pada Rumah Tapak

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengusulkan pajak tinggi pada rumah tapak yang ada di perkotaan. Hal itu untuk mendorong masyarakat perkotaan tinggal di hunian vertikal. Menurut Fahri, saat ini di perkotaan sudah tidak ada tanah lagi untuk membangun rumah tapak. Maka dari itu, perlu dibangun hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan […]

  • Rekaman CCTV Perang Thailand vs Kamboja Pagi Hari ini

    Rekaman CCTV Perang Thailand vs Kamboja Pagi Hari ini

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 77
    • 1Komentar

    Jakpost.id, Video kali ini telah mencuat beredar di halaman resmi group warga khemer kamboja, yang dimana video tersebut di dapatkan langsung oleh wartawan kami yang ada di daearah perbatasan kamboja dan thailand yang sedang konflik tersebut, di video tersebut yang kalian bisa tonton dimana seorang warga sipil ketakutan merintih akibat serangan tentara thailand atau kamboja […]

  • Tokopedia Kembali Lakukan PHK, Ratusan Karyawan Terdampak Pasca Merger dengan TikTok

    Tokopedia Kembali Lakukan PHK, Ratusan Karyawan Terdampak Pasca Merger dengan TikTok

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Jakarta, 26 Agustus 2025 – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantam Tokopedia, menyusul integrasi dengan TikTok Shop yang berlangsung sejak akhir 2023. Kabar pengurangan karyawan ini ramai diperbincangkan di media sosial, namun belum mendapatkan klarifikasi dari pihak manajemen. Beberapa karyawan yang menjadi korban kebijakan tersebut mengungkap bahwa informasi PHK selalu datang secara tiba-tiba. […]

  • Apa Pengertian dari ACAB Yang Sedang Lagi Trending Hari ini

    Apa Pengertian dari ACAB Yang Sedang Lagi Trending Hari ini

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Kejadian tragis yang melibatkan kendaraan taktis Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online saat demonstrasi di depan gedung DPR pada Kamis malam (28 Agustus 2025) menimbulkan reaksi keras dari masyarakat. Insiden tersebut menyulut kemarahan publik, terutama di media sosial. Di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, dan X (sebelumnya Twitter), pengguna internet ramai menyuarakan kemarahan […]

error: Content is protected !!
expand_less