Pendapatan Para UMKM Negara Kamboja Meningkat Drastis Dengan Omset 3000 Dollar AS Tahun Depan
- account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
- calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
- visibility 78
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakpost.id, Menurut media Kamboja, Kementerian Keuangan baru-baru ini merilis laporan yang menyatakan bahwa pendapatan per kapita nasional pada tahun 2026 diperkirakan akan meningkat dari 2896 dolar AS pada tahun 2025 menjadi 3071 dolar AS, mencerminkan tren positif perkembangan ekonomi yang berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa dalam jangka menengah (2027 hingga 2028), ekonomi Kamboja diperkirakan akan mempertahankan pertumbuhan tahunan sekitar 5,6%. Dorongan utama termasuk pemulihan berkelanjutan sektor jasa ekspor, perluasan ekspor manufaktur tekstil dan non-tekstil, serta pembukaan pasar baru di luar Amerika Serikat. Selain itu, penyesuaian struktur pasar yang terus-menerus juga akan memperkuat ketahanan ekonomi dan kemampuan lingkungan bisnis secara keseluruhan dalam menghadapi risiko.
Ekonom dari Institut Kerajaan Kamboja, Sereivas, saat menjelaskan laporan tersebut mengatakan bahwa peningkatan pendapatan masyarakat tidak hanya tercermin dalam data statistik, tetapi juga dalam kehidupan nyata. Misalnya, pada tahun 2000, harga semangkuk mie beras adalah 3500 riel (sekitar 0,88 dolar AS), kini sudah mencapai 10.000 riel (sekitar 2,5 dolar AS). Jika terjual 100 mangkuk mie per hari, pendapatan harian pelaku usaha telah meningkat dari 350.000 riel (sekitar 87,5 dolar AS) menjadi 1.000.000 riel (sekitar 250 dolar AS).
Ia lebih lanjut menunjukkan bahwa tren ini berarti peningkatan pendapatan tunai riil penduduk, bukan hanya peningkatan nominal. Misalnya, gaji pekerja pabrik sekitar 200 dolar AS per bulan, dengan pendapatan tahunan mendekati 3000 dolar AS, yang sesuai dengan tingkat pendapatan per kapita.
Para pelaku industri umumnya berpendapat bahwa dengan perkembangan ekonomi makro yang stabil dan peningkatan pendapatan masyarakat yang berkelanjutan, Kamboja berpotensi mencapai status negara berpendapatan menengah ke atas dalam beberapa tahun mendatang
- Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

