Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » AGAMA » HIKMAH » Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpost.id, Sultan Hasanuddin berasal dari Kerajaan Gowa, salah satu kerajaan Islam besar di Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 12 Januari 1631 di Makassar dengan nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Hasanuddin adalah putra dari Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid, dengan permaisuri I Sabbe To’mo Lakuntu.

Nama “Hasanuddin” ia peroleh setelah diangkat menjadi Sultan Gowa ke-16. Gelar lengkapnya adalah Sultan Hasanuddin Tumenanga ri Balla Pangkana. Sejak kecil, ia telah dididik dengan ilmu agama, strategi militer, dan kepemimpinan sehingga memiliki kecerdasan dan keberanian yang menonjol.

Sultan Gowa ke-16

Pada usia yang relatif muda, Hasanuddin naik takhta menggantikan ayahnya pada tahun 1653. Sebagai Sultan, ia mewarisi kerajaan yang sudah maju dalam bidang perdagangan, pelayaran, dan politik. Letak strategis Kerajaan Gowa di pesisir Sulawesi menjadikannya pusat perdagangan internasional, termasuk jalur rempah-rempah.

Namun, kejayaan ini mengundang perhatian VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) atau Belanda yang ingin memonopoli perdagangan rempah. Hasanuddin menolak dominasi Belanda karena akan merugikan rakyat dan pedagang lokal. Sikapnya inilah yang kelak membuatnya dikenal sebagai pemimpin yang berani melawan penjajahan.

Perjuangan Melawan VOC

VOC berusaha menguasai perdagangan di Makassar dengan paksa. Sultan Hasanuddin menolak monopoli tersebut dan menentang perjanjian yang merugikan kerajaan. Perselisihan pun berubah menjadi peperangan besar yang dikenal dengan Perang Makassar (1666–1669).

Dalam peperangan ini, Hasanuddin memimpin langsung pasukannya. Ia membangun benteng pertahanan yang kuat, salah satunya Benteng Somba Opu. Pasukan Gowa terkenal tangguh di laut maupun darat, namun VOC memiliki persenjataan modern dan menjalin kerja sama dengan kerajaan lain, termasuk Kerajaan Bone di bawah Arung Palakka.

Meskipun akhirnya Kerajaan Gowa terpaksa menandatangani Perjanjian Bongaya (1667) yang sangat merugikan, Sultan Hasanuddin tetap dihormati karena keberaniannya melawan penjajah.

Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

Keberanian dan kegigihan Hasanuddin membuat Belanda menjulukinya sebagai “De Haantjes van Het Oosten” atau “Ayam Jantan dari Timur”. Julukan ini menggambarkan semangat juangnya yang tak pernah padam, meski menghadapi musuh yang jauh lebih kuat.

Akhir Hayat

Setelah melewati berbagai peperangan, Sultan Hasanuddin wafat pada 12 Juni 1670 dalam usia 39 tahun di Makassar. Ia dimakamkan di kompleks pemakaman Katangka, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pengakuan sebagai Pahlawan Nasional

Atas jasa dan perjuangannya melawan penjajahan, Sultan Hasanuddin dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1973 oleh Pemerintah Indonesia. Namanya diabadikan menjadi berbagai nama jalan, universitas, hingga bandara internasional di Makassar, yakni Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penemuan Bayi Dibuang di Depan Warung Kosong, Warga Sijeruk Geger

    Penemuan Bayi Dibuang di Depan Warung Kosong, Warga Sijeruk Geger

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Pekalongan – Warga Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan oleh penemuan bayi perempuan di depan warung kosong pada Rabu, 6 Agustus 2025, sekitar pukul 06.45 WIB. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Ibu Kadus yang mendengar tangisan dari arah warung. Setelah mendekat, ia melihat seorang bayi tergeletak hanya beralaskan jaket dan kain, dengan […]

  • Negara Singapore Telah Selidik 44 Tersangka Kasus Penipuan Kartu SIM

    Negara Singapore Telah Selidik 44 Tersangka Kasus Penipuan Kartu SIM

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Pada bulan juli 2025, polisi singapore telah menangani kasus 44 orang yang terduga terlibat unsur menjual kembali sejumlah besar kartu SIM yang telah didaftarkan dengan identitas palsu kepada kelompok kriminal, yang dimana digunakan untuk penipuan, telepon, peminjamanan ilegal, dan prositusi. Dari jumlah tersebut 31 orang antara lain ( 21 Pria dan 10 wanita, yang […]

  • Kepolisian Menjadi DPO Akibat Tidak Mengikuti Tugas Selama 85 Hari

    Kepolisian Menjadi DPO Akibat Tidak Mengikuti Tugas Selama 85 Hari

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Kepolisian Resor (Polres) Ternate, Maluku Utara, menetapkan seorang anggotanya, Aipda Helmi Djalaluddin, dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah tidak menjalankan tugas selama lebih dari 85 hari berturut-turut tanpa keterangan. Penetapan tersebut tertuang dalam surat DPO bernomor DPO/02/VII/2025/SIE PROPAM yang diterbitkan oleh Sie Propam Polres Ternate pada Juni 2025. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa Helmi […]

  • Penyebab Infeksi Telinga Yang Menyebabkan Keluar Conge: Jangan Anggap Remeh Telinga Bernanah

    Penyebab Infeksi Telinga Yang Menyebabkan Keluar Conge: Jangan Anggap Remeh Telinga Bernanah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Halo, Sobat Sehat! Jujur deh, siapa di sini yang pernah mengalami telinga tiba-tiba gatal, sakitnya menusuk, dan surprise… ada cairan berbau yang keluar? Dalam bahasa sehari-hari, kita sering menyebut cairan menjijikkan ini sebagai conge. Tapi, tahukah kalian, keluarnya conge (atau dalam bahasa medis disebut otorrhea) ini adalah alarm bahaya dari tubuh bahwa ada penyebab infeksi telinga yang sedang serius terjadi di dalam sana? Telinga itu organ yang kompleks, lho. Kalau diibaratkan rumah, telinga punya tiga […]

  • Yusril Imbau Tersangka Penghasutan Demo, Termasuk Delpedro Lokataru, Lawan Lewat Jalur Hukum

    Yusril Imbau Tersangka Penghasutan Demo, Termasuk Delpedro Lokataru, Lawan Lewat Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Kumham), Imipas Yusril Ihza Mahendra, mendesak Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, dan para tersangka lain dalam kasus dugaan penghasutan demonstrasi untuk menghadapi proses hukum dengan ksatria. Menurut Yusril, para tersangka memiliki hak untuk melakukan perlawanan hukum yang terhormat. Ia menyarankan agar mereka menempuh jalur praperadilan […]

  • Inilah Harga Tiket Bus Sinar Jaya Hari ini Edisi Tahun Baru 2026

    Inilah Harga Tiket Bus Sinar Jaya Hari ini Edisi Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Halo sobat aspal! Apakah kamu sudah siap menyambut tahun baru 2026 dengan rencana pulang kampung atau liburan yang super seru? Sebelum kamu sibuk mengepak koper atau mencari kembang api, ada satu hal krusial yang harus kamu tahu agar rencana “healing” kamu tidak berakhir jadi “feeling lonely” di terminal. Benar sekali, kita bicara soal harga […]

error: Content is protected !!
expand_less