Jakpost.id, Pengalaman spiritual yang mendalam dirasakan oleh Ruben Onsu saat menjalani ibadah umrah. Ia mengaku tak menyangka perjalanan ibadahnya berjalan begitu lancar, bahkan merasa disambut hangat meskipun tak ada yang mengenalinya.
Rumah Mendiang Kasino Warkop, Jejak Masa Kecil Tak Terlupakan
“Semuanya dimudahkan oleh Allah SWT, dari mulai perjalanan hingga ibadah di sana,” ujar Ruben seperti yang dikutip dari kanal YouTube Brownis Trans TV.
Inilah Artis yang Terlibat Kasus Pornografi Video Cabul
Ahmad Fadhil ( Redaksi )![]()
![]()
Ia menceritakan pengalamannya, “Di sana itu kan semua orang berkumpul dari berbagai negara, jadi tidak ada yang kenal saya. Tapi entah kenapa, selalu ada saja orang yang menyapa dan membantu saya.”
Inilah Sosok Teguh Suwandi Yang Lagi Viral di Tiktok Tampilkan alur berpikir
Perjalanan di Tanah Suci


Siapakah MsBreewc? Sosok yang Viral di TikTok & Sosial Media
Ruben memulai umrahnya dari Madinah, di mana hotel tempatnya menginap sangat dekat dengan Masjid Nabawi. Kedekatan ini memungkinkannya untuk beribadah secara maksimal di salah satu masjid paling penting bagi umat Muslim tersebut.
Selama berada di sana, Ruben merasakan keajaiban di mana ia merasa sangat dilayani, meskipun orang yang membantunya bukan dari Indonesia dan tidak mengenalnya.
“Rasa sepi saya dijawab oleh Allah di sana. Semua orang yang bertemu saya mengucapkan salam. Saya juga merasa seperti dilayani,” tutur Ruben.
Ia juga berbagi pengalaman mengharukan saat salat. “Waktu saya salat, saya berdoa sampai menangis. Ada orang entah dari mana, menghampiri dan bertanya apakah saya baik-baik saja. Saya jawab ‘iya, saya baik-baik saja’. Sampai segitunya perhatian Allah kepada saya,” tambahnya.
Perasaan Bahagia dan Persiapan

Ruben Onsu, yang berangkat umrah pada 28 Agustus 2025, merasa sangat bersyukur dan beruntung bisa menjalani ibadah tersebut. Keberangkatan ini merupakan yang pertama sejak ia menjadi mualaf pada Maret 2025.
“Bahagia, sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” kata Ruben saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta sebelum keberangkatannya.
Ia mengakui bahwa persiapannya cukup santai dan tidak ada waktu khusus. “Saya cukup santai dalam menyiapkan barang-barang untuk keberangkatan perdana ini,” ujarnya.
Ruben juga mengungkapkan bahwa ia mendapat dukungan besar dari sahabatnya, Ivan Gunawan. Ivan kerap memberinya nasihat dan bahkan memberikan uang tunai dalam bentuk real sebagai bekal.
“Saya terus bertanya kepadanya. Kadang saya telepon dia jam 11 malam. Kalau ada yang terlintas di pikiran, misalnya setelah tahajud, saya langsung telepon saja,” cerita Ruben.
“Karena rasa gugupnya itu lebih ke ‘ini benar tidak ya?’. Tapi banyak orang di sekitar yang terus meyakinkan,” tambahnya.
Ruben Onsu berangkat bersama rombongan yang terdiri dari 40 orang, termasuk 16 orang dari timnya sendiri.








