Jakpost.id, Perang yang sangat begitu luar biasa di negara tetangga yaitu israel dan suriah menyepakati gencatan senjata setelah konflik antara keduanya. Keputusan ini di dukung oleh Turki, Yordania, dan negara – negara tetangganya.
Dilansir dari kantor berita AFP, Aljazeera dan Reuters, gencatan senjata ini disampaikan oleh Duta Besar Amerika untuk Turki, Tom Barrack melalui akun X miliknya. Dia meminta kelompok yang terlibat konflik untuk meleatkan senjata mereka.
“Perdana Menteri israel @Netanyahu dan Presiden Suriah Ahmed Al – Sharaa @SyPresidency yang didukung oleh Amerika Serikat @SecRubio telah menyetujui gencatan senjata yang didukung oleh Turki, Yordania dan negara – negara tetangganya” tulis Tom Barrack melalui akun X nya Sabtu (20/07/2025)
“Kami memberikan perintah kepada Druze, Badui, dan Sunni untuk meletakkan senjata mereka dan bersama sama minoritas lainnya membangun Suriah yang baru dan bersatu.” imbuhnya
Damaskus di Serang, Warga Telah Luka – Luka Akibat Perang

Televisi pemerintah Suriah melaporkan kondisi dua warga sipilnya yang mengalami luka – luka akibat serangan di kota Damaskus. Serangan udara israel yang terhadap wilayah suriah ini dilancarkan saat bentrokan konflik berdarah terjadi di wilayah Suweidia, yang mayoritasnya adalah penghuni merupakan penganu Druze.
Puluhan orang juga dilaporkan tewas dalam bentrokan konflik yang memanas ini terjadi sejak minggu (13/07) waktu setempat. Pasukan keamanan Suriah, seperti dilansir Al Arabiya, dikerahkan ke wilayah suweida sejak Senin (14/07) untuk meredakan pertempuran antara para pertempur Druze dan kelompok bersenjata Bedouin.








