Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » INTERNASIONAL » Mic Prabowo Subianto di Matikan Saat Pidato di PBB, Inilah Alesannya

Mic Prabowo Subianto di Matikan Saat Pidato di PBB, Inilah Alesannya

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpsot.id, Jakarta – Sebuah insiden terjadi saat Presiden Prresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidatonya dalam pertemuan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada hari Senin, 22 September 2025. Mikrofon yang digunakannya tiba-tiba mati di tengah-tengah pidato. Peristiwa ini sontak menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Namun, usut punya usut, insiden tersebut bukanlah sebuah kesengajaan atau upaya pembungkaman, melainkan murni karena prosedur standar PBB.

Kejadian tersebut berlangsung ketika Prabowo dengan tegas menyuarakan sikap Indonesia terkait isu Palestina dan solusi dua negara. Tepat saat ia menyampaikan komitmen Indonesia untuk siap menyediakan pasukan perdamaian, mikrofon di podiumnya berhenti berfungsi.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) segera memberikan klarifikasi untuk menepis berbagai spekulasi yang berkembang. Direktur Informasi dan Media Kemenlu, Hartyo Harkomoyo, menjelaskan bahwa matinya mikrofon tersebut disebabkan oleh batasan waktu bicara yang telah ditetapkan oleh PBB untuk setiap kepala negara.

“Terdapat aturan prosedur bahwa setiap negara mendapat kesempatan 5 menit. Apabila pidato lebih dari 5 menit, maka mikrofon akan dimatikan secara otomatis,” ujar Hartyo.

Aturan ketat mengenai durasi pidato ini berlaku bagi semua pemimpin dunia yang berbicara di forum tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan efisiensi jalannya sidang yang dihadiri oleh banyak negara. Insiden serupa ternyata tidak hanya dialami oleh Prabowo. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, juga mengalami hal yang sama saat pidatonya melebihi waktu yang ditentukan.

Meskipun mikrofonnya mati, Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti begitu saja. Menurut laporan, beliau melanjutkan pidatonya dengan suara yang lebih lantang untuk memastikan pesannya tetap tersampaikan kepada para delegasi yang hadir di ruang Sidang Majelis Umum PBB. Sikap ini menunjukkan keteguhan dan komitmen Indonesia dalam menyuarakan isu-isu penting di panggung dunia.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa insiden matinya mikrofon Presiden Prabowo Subianto di PBB murni disebabkan oleh alasan teknis-prosedural, yaitu terlewatinya batas waktu pidato yang telah ditetapkan, dan bukan merupakan sebuah tindakan yang disengaja.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakit Gigi Mengganggu? Ini Solusi Ampuh dan Pilihan Obatnya!

    Sakit Gigi Mengganggu? Ini Solusi Ampuh dan Pilihan Obatnya!

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Sakit gigi bisa jadi salah satu kondisi paling menyebalkan dan mengganggu aktivitas. Rasa nyeri yang tajam, berdenyut, atau bahkan menyebar ke area kepala dan telinga tentu tak bisa diabaikan. Untungnya, ada berbagai cara untuk mengatasi sakit gigi baik secara mandiri di rumah maupun dengan bantuan medis. Solusi Awal untuk Meredakan Nyeri di Rumah Saat […]

  • Apa Makna Filsafat Pendidikan yang Berbasis pada Pancasila

    Apa Makna Filsafat Pendidikan yang Berbasis pada Pancasila?

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, sebuah bangsa memerlukan fondasi yang kokoh untuk sistem pendidikannya. Bagi Indonesia, fondasi itu adalah Pancasila. Filsafat pendidikan berbasis Pancasila bukanlah sekadar tempelan jargon, melainkan sebuah pandangan hidup (Weltanschauung) yang mendalam dan menjadi pemandu utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi seluruh proses pendidikan di negeri ini. Penjelasan Mendasar: Lebih […]

  • Kakek Profesi Pemulung Botol di Amuk Massa Akibat Pencabulan Anak

    Kakek Profesi Pemulung Botol di Amuk Massa Akibat Pencabulan Anak

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Medan – Tembung, Seorang kakek yang berprofesi sebagai pemulung botol bekas babak belur dihakimi warga di Pasar 10 Tembung, Gang Istirahat, dekat kuburan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat, 5 September 2025. Pria tersebut kedapatan menculik seorang bocah perempuan yang duduk di kelas 5 SD dan diduga telah melakukan pelecehan seksual. […]

  • Inilah Sosok Teguh Suwandi Yang Lagi Viral di Tiktok     Tampilkan alur berpikir

    Inilah Sosok Teguh Suwandi Yang Lagi Viral di Tiktok Tampilkan alur berpikir

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakpost.id – Jagat media sosial, khususnya TikTok, tengah dihebohkan oleh seorang kreator konten bernama Teguh Suwandi. Namanya menjadi buah bibir setelah kolaborasi kontroversialnya dengan figur media sosial lainnya, yang membuat banyak warganet penasaran dengan sosoknya. Lantas, siapakah sebenarnya Teguh Suwandi? Berikut adalah rangkuman fakta yang akurat mengenai profil, pekerjaan, latar belakang, hingga jejak kolaborasinya di dunia […]

  • Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

    Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Sultan Hasanuddin berasal dari Kerajaan Gowa, salah satu kerajaan Islam besar di Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 12 Januari 1631 di Makassar dengan nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Hasanuddin adalah putra dari Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid, dengan permaisuri I Sabbe To’mo Lakuntu. Nama “Hasanuddin” ia peroleh setelah diangkat […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 599
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

error: Content is protected !!
expand_less