Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » INTERNASIONAL » Protes Gen Z di Nepal: Elite Politik Tumbang, Kemarahan atas Ketidakadilan Meluas

Protes Gen Z di Nepal: Elite Politik Tumbang, Kemarahan atas Ketidakadilan Meluas

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpost.id, Setelah Sri Lanka dan Bangladesh, kini Nepal menjadi panggung terbaru bagi aksi protes besar-besaran yang digerakkan generasi Z. Ketidakmampuan elite politik lama membaca keresahan rakyat membuat mereka kehilangan jabatan dan kepercayaan publik.

Kericuhan yang pecah sejak awal September 2025 ini berawal dari dua pemicu utama: pemblokiran media sosial dan kasus tabrak lari di Koshi yang melibatkan pejabat lokal namun tidak diproses hukum. Situasi semakin memanas setelah pemerintah merespons dengan cara represif.

Ketegangan di Kathmandu

Hingga Rabu (10/9/2025), kondisi di Kathmandu dan sejumlah kota masih belum terkendali. Media lokal menyebutnya sebagai Gen Z Protest. Pemerintah memberlakukan jam malam hingga Kamis pagi, sementara militer mengambil alih keamanan mulai Selasa malam.

Jenderal Ashokraj Sigdel, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Nepal, meminta massa menahan diri dan menjaga situs bersejarah dari kerusakan. Namun, eskalasi kerusuhan sulit dibendung. Gedung-gedung penting seperti Istana Kepresidenan, Parlemen, hingga Mahkamah Agung menjadi sasaran pembakaran. Bahkan, massa berhasil merebut senjata dari Mahkamah Agung dan melepaskan tembakan ke udara.

Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu pun ditutup, membuat semua penerbangan dibatalkan demi menghindari kerusakan fasilitas.

Elite Politik Jadi Sasaran

Mantan Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli yang mengundurkan diri pada Selasa sore menghilang tanpa jejak. Rumahnya serta rumah para mantan perdana menteri lain diserang massa. Dalam salah satu insiden tragis, Rajyalaxmi Chitrakar istri mantan PM Jhala Nath Khanal meninggal akibat luka bakar ketika rumahnya dibakar.

Mantan PM Sher Bahadur Deuba dan istrinya, Arju Rana Deuba, juga menjadi korban. Mereka dipukuli dan diseret keluar rumah sebelum kediamannya dibakar. Arju sendiri adalah menteri dalam kabinet Oli, sehingga kemarahan massa terhadap keluarga politik kian meluas.

Dari Damai ke Berdarah

Aksi yang awalnya hanya berupa unjuk rasa damai di Kathmandu pada Senin (8/9/2025) berubah menjadi tragedi. Ribuan pelajar dan mahasiswa turun ke jalan dengan poster protes, bahkan sebagian masih mengenakan seragam sekolah. Namun, saat polisi bertindak brutal, situasi berubah total.

Dalam dua hari, tercatat 20 orang tewas dan hampir 400 lainnya luka-luka akibat tindakan aparat. Kekerasan ini justru memperluas protes dari ibu kota ke berbagai penjuru Nepal.

Mantan Menteri Komunikasi, Gokul Baskota, menilai pemerintah Oli keliru besar karena menganggap generasi muda bisa ditekan dengan kekuasaan. Menurutnya, generasi Z justru semakin berani ketika dibungkam.

Amarah Gen Z: Dari Media Sosial hingga Jalanan

Ciri khas protes ini adalah cara generasi Z menyuarakannya. Aksi awal dilakukan secara daring melalui media sosial. Saat turun ke jalan, mereka tetap menyiarkan secara langsung melalui berbagai platform.

Pemblokiran media sosial oleh pemerintah malah memperparah keadaan. Bagi generasi Z, platform digital bukan hanya tempat bersosialisasi, tetapi juga ruang belajar dan bekerja. Keputusan ini dianggap sebagai bentuk pembungkaman dan menambah bahan bakar kemarahan

Faktor Pemicu Lain: Nepobaby dan Pamer Kemewahan

Selain kasus tabrak lari, kemarahan publik juga dipicu oleh gaya hidup mewah anak-anak elite politik. Mereka kerap memamerkan liburan dengan jet pribadi, belanja barang bermerek, hingga kuliah di luar negeri dengan biaya fantastis.

Padahal, keluarga elite ini tidak dikenal memiliki kekayaan besar sebelum masuk dunia politik. Fenomena ini melahirkan istilah Nepobaby, yang ramai digunakan warganet Nepal untuk mengecam perilaku anak pejabat.

Unggahan-unggahan lama mereka kembali beredar di media sosial, memicu gelombang sentimen negatif yang mempercepat runtuhnya kekuasaan Oli dan sekutunya.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyebab Infeksi Telinga Yang Menyebabkan Keluar Conge: Jangan Anggap Remeh Telinga Bernanah

    Penyebab Infeksi Telinga Yang Menyebabkan Keluar Conge: Jangan Anggap Remeh Telinga Bernanah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Halo, Sobat Sehat! Jujur deh, siapa di sini yang pernah mengalami telinga tiba-tiba gatal, sakitnya menusuk, dan surprise… ada cairan berbau yang keluar? Dalam bahasa sehari-hari, kita sering menyebut cairan menjijikkan ini sebagai conge. Tapi, tahukah kalian, keluarnya conge (atau dalam bahasa medis disebut otorrhea) ini adalah alarm bahaya dari tubuh bahwa ada penyebab infeksi telinga yang sedang serius terjadi di dalam sana? Telinga itu organ yang kompleks, lho. Kalau diibaratkan rumah, telinga punya tiga […]

  • Pelaku Mutilasi di Pacet, Mojokerto, Ditangkap di Surabaya

    Pelaku Mutilasi di Pacet, Mojokerto, Ditangkap di Surabaya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Seorang pria berinisial AM (24), yang diduga kuat sebagai pelaku kasus mutilasi yang menggemparkan Pacet, Mojokerto, berhasil diringkus oleh kepolisian. Warga Dusun Aek Paing Tengah, Labuhanbatu, Sumatera Utara, itu ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Mojokerto pada dini hari Minggu, 7 September 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Ia ditemukan di sebuah indekos di kawasan Lakarsantri, […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 629
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Inilah Ciri Ciri Tentang Wanita Sudah Perawan Atau Tidak

    Inilah Ciri Ciri Tentang Wanita Sudah Perawan Atau Tidak

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Istilah perawan atau gadis sering digunakan untuk menyebut seorang wanita yang belum menikah atau, dalam beberapa budaya, merujuk pada perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Dalam bahasa lain, sebutan ini bisa dikaitkan dengan istilah selibat atau wadat, yang berarti menjaga diri dari aktivitas seksual sebelum menikah. Persepsi Umum dan Makna Religius Secara umum, […]

  • Inisiatif Damai Gaza dari Trump Tuai Dukungan Internasional dan Penolakan Faksi Militan

    Inisiatif Damai Gaza dari Trump Tuai Dukungan Internasional dan Penolakan Faksi Militan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Sebuah gebrakan diplomatik signifikan datang dari Donald Trump, yang meluncurkan proposal perdamaian komprehensif berisi 20 poin yang dirancang untuk mengakhiri perang di Gaza. Pengumuman ini disampaikan setelah Trump mengadakan pertemuan strategis dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Inisiatif ini segera mendapat respons positif dari Otoritas Palestina serta sejumlah negara mayoritas Muslim dan Arab, termasuk […]

  • Geger Warga Telah Meneukan Mayat di Area Sawah Desa Panyindangan

    Geger Warga Telah Meneukan Mayat di Area Sawah Desa Panyindangan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Indramayu – Warga Desa Panyindangan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dihebohkan dengan penemuan jenazah seorang pria paruh baya di area persawahan pada Senin, 4 Agustus 2025. Jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh seorang rekannya sekitar pukul 11.30 WIB. Saksi, yang merupakan teman korban, mengatakan bahwa korban sedang memasang tali pita untuk mengusir burung saat tiba-tiba […]

error: Content is protected !!
expand_less