Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » INTERNASIONAL » Mic Prabowo Subianto di Matikan Saat Pidato di PBB, Inilah Alesannya

Mic Prabowo Subianto di Matikan Saat Pidato di PBB, Inilah Alesannya

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpsot.id, Jakarta – Sebuah insiden terjadi saat Presiden Prresiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidatonya dalam pertemuan tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada hari Senin, 22 September 2025. Mikrofon yang digunakannya tiba-tiba mati di tengah-tengah pidato. Peristiwa ini sontak menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Namun, usut punya usut, insiden tersebut bukanlah sebuah kesengajaan atau upaya pembungkaman, melainkan murni karena prosedur standar PBB.

Kejadian tersebut berlangsung ketika Prabowo dengan tegas menyuarakan sikap Indonesia terkait isu Palestina dan solusi dua negara. Tepat saat ia menyampaikan komitmen Indonesia untuk siap menyediakan pasukan perdamaian, mikrofon di podiumnya berhenti berfungsi.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) segera memberikan klarifikasi untuk menepis berbagai spekulasi yang berkembang. Direktur Informasi dan Media Kemenlu, Hartyo Harkomoyo, menjelaskan bahwa matinya mikrofon tersebut disebabkan oleh batasan waktu bicara yang telah ditetapkan oleh PBB untuk setiap kepala negara.

“Terdapat aturan prosedur bahwa setiap negara mendapat kesempatan 5 menit. Apabila pidato lebih dari 5 menit, maka mikrofon akan dimatikan secara otomatis,” ujar Hartyo.

Aturan ketat mengenai durasi pidato ini berlaku bagi semua pemimpin dunia yang berbicara di forum tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan efisiensi jalannya sidang yang dihadiri oleh banyak negara. Insiden serupa ternyata tidak hanya dialami oleh Prabowo. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, juga mengalami hal yang sama saat pidatonya melebihi waktu yang ditentukan.

Meskipun mikrofonnya mati, Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti begitu saja. Menurut laporan, beliau melanjutkan pidatonya dengan suara yang lebih lantang untuk memastikan pesannya tetap tersampaikan kepada para delegasi yang hadir di ruang Sidang Majelis Umum PBB. Sikap ini menunjukkan keteguhan dan komitmen Indonesia dalam menyuarakan isu-isu penting di panggung dunia.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa insiden matinya mikrofon Presiden Prabowo Subianto di PBB murni disebabkan oleh alasan teknis-prosedural, yaitu terlewatinya batas waktu pidato yang telah ditetapkan, dan bukan merupakan sebuah tindakan yang disengaja.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di Bali Daerah di Canggu dan Berawa Meluap Akibat Sungai

    Banjir di Bali Daerah di Canggu dan Berawa Meluap Akibat Sungai

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Bali – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bali pada Senin, 15 September 2025, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam kawasan padat wisatawan, Canggu dan Berawa, di Kabupaten Badung. Genangan air dilaporkan mengganggu aktivitas warga dan menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Berdasarkan laporan dari lapangan, banjir mulai menggenangi permukiman dan jalan-jalan utama sejak […]

  • Apa yang Dimaksud dengan Perlindungan dan Penegakan Hukum

    Apa yang Dimaksud dengan Perlindungan dan Penegakan Hukum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Coba deh jujur, kamu pasti sering banget dengar dua kata sakti ini di berita, di seminar, atau bahkan saat lagi ngopi bareng teman: perlindungan dan penegakan hukum. Rasanya kedua istilah ini terdengar mahal, formal, dan njlimet banget. Kita tahu itu penting, tapi kalau ditanya definisinya secara lugas, seringkali kita cuma bisa garuk-garuk kepala. Betul? Padahal, memahami apa yang dimaksud […]

  • Yusril Imbau Tersangka Penghasutan Demo, Termasuk Delpedro Lokataru, Lawan Lewat Jalur Hukum

    Yusril Imbau Tersangka Penghasutan Demo, Termasuk Delpedro Lokataru, Lawan Lewat Jalur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Kumham), Imipas Yusril Ihza Mahendra, mendesak Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, dan para tersangka lain dalam kasus dugaan penghasutan demonstrasi untuk menghadapi proses hukum dengan ksatria. Menurut Yusril, para tersangka memiliki hak untuk melakukan perlawanan hukum yang terhormat. Ia menyarankan agar mereka menempuh jalur praperadilan […]

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • Tornado Dahsyat di Ninh Bình, Vietnam: 9 Orang Tewas dan Kerusakan Meluas

    Tornado Dahsyat di Ninh Bình, Vietnam: 9 Orang Tewas dan Kerusakan Meluas

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakpost.id, VIETNAM – Provinsi Ninh Bình di Vietnam Utara dilanda bencana hebat pada Senin dini hari, 29 September 2025, ketika sebuah tornado dahsyat menyapu wilayah tersebut, menyebabkan kehancuran yang signifikan dan merenggut nyawa sedikitnya sembilan orang. Peristiwa cuaca ekstrem ini, yang dilaporkan dipicu oleh sirkulasi Badai Bualoi yang lebih besar, menerjang beberapa komune di provinsi […]

  • Inilah 6 Agama Resmi Yang Telah di Akui di Negara Kita Indonesia Tercinta

    Inilah 6 Agama Resmi Yang Telah di Akui di Negara Kita Indonesia Tercinta

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Jakarta – Indonesia, sebuah negara kepulauan yang dikenal dengan keberagaman budayanya, juga memiliki keragaman dalam hal keyakinan. Berdasarkan dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar, Indonesia mengakui enam agama resmi yang dijamin haknya oleh negara. Pengakuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah pilar penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang […]

error: Content is protected !!
expand_less