Jakpost.id, Polres Jakarta Selatan menggerebek rumah di Lebak Bulus yang dijadikan markas penipuan daring oleh 11 WN China. Para pelaku menyamar sebagai polisi China dari “Kepolisian Cabang Hucang Wuhan, Detasemen Investigasi Ekonomi” dan beroperasi di rumah yang diubah menyerupai kantor polisi.
Polisi menyita puluhan gawai, alat komunikasi, hingga atribut menyerupai kepolisian Tiongkok. Para pelaku diduga menyasar korban dari negara asal mereka karena tidak bisa berbahasa Indonesia maupun Inggris.
Kepala Imigrasi Jaksel Bugie Kurniawan menyebut para pelaku tampak didoktrin untuk bungkam saat tertangkap. Ketua RT setempat, Sapto, mengaku curiga karena rumah tidak pernah melapor ke lingkungan dan tampak tertutup selama 4 bulan. Rumah itu didapati memiliki bilik kedap suara dan dinding berisi tulisan Mandarin, yang digunakan untuk menjalankan aksi penipuan.








