Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tokopedia Kembali Lakukan PHK, Ratusan Karyawan Terdampak Pasca Merger dengan TikTok

Tokopedia Kembali Lakukan PHK, Ratusan Karyawan Terdampak Pasca Merger dengan TikTok

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpost.id, Jakarta, 26 Agustus 2025 – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menghantam Tokopedia, menyusul integrasi dengan TikTok Shop yang berlangsung sejak akhir 2023. Kabar pengurangan karyawan ini ramai diperbincangkan di media sosial, namun belum mendapatkan klarifikasi dari pihak manajemen.

Beberapa karyawan yang menjadi korban kebijakan tersebut mengungkap bahwa informasi PHK selalu datang secara tiba-tiba. Umumnya, undangan pertemuan internal dikirim sehari sebelumnya tanpa penjelasan apa pun yang kemudian menjadi momen pemberitahuan PHK.

“Semuanya serba mendadak, tidak ada pengumuman resmi sebelumnya. Malah sering kali informasi datang dari pihak luar,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (25/8).

Meskipun sempat ada pengurangan tenaga kerja tahun lalu, kini gelombang baru muncul kembali. Penyatuan struktur antara Tokopedia dan TikTok Shop disebut sebagai penyebab utama karena adanya tumpang tindih peran di beberapa divisi.

Selama dua bulan terakhir, jumlah pekerja yang diberhentikan diperkirakan mencapai 420 orang. Pada bulan Agustus saja, 240 staf dilaporkan terdampak, menyusul 180 lainnya yang telah dilepas pada Juli lalu. Posisi yang terkena dampak mencakup bagian teknologi, layanan pelanggan, hingga logistik dan gudang.

Namun menurut sumber internal, pengurangan personel sejatinya sudah berlangsung secara bertahap sejak lama. “Prosesnya rutin tiap kuartal, cuma baru belakangan ini angkanya besar, jadi lebih kelihatan,” ucapnya.

Sementara itu, pihak Tokopedia sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait hal ini meskipun sudah dihubungi oleh sejumlah media.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, menyatakan bahwa penyelarasan struktur organisasi memang menjadi hal yang umum dalam proses konsolidasi pasca-merger. Namun dia belum bisa mengonfirmasi secara pasti jumlah tenaga kerja yang terpengaruh.

Kelebihan Karyawan Jadi Alasan Pengurangan

Menurut informasi dari sumber dalam perusahaan, salah satu alasan utama PHK adalah karena jumlah pekerja dianggap terlalu banyak setelah penggabungan dengan TikTok Shop. Perusahaan menilai struktur menjadi “terlalu besar” dan tidak efisien.

Sumber tersebut juga menyebut bahwa total pegawai gabungan dari kedua entitas di Indonesia diperkirakan mencapai 2.500 orang, yang dianggap melebihi kebutuhan pasca integrasi. Selain itu, beberapa fungsi teknis disebutkan sudah mulai dialihkan ke tim di Tiongkok, menandai pergeseran pusat kendali operasional.

“Banyak tugas teknis sekarang langsung berkoordinasi dengan kantor pusat di China. Nantinya, hanya tim bisnis dan pemasaran yang akan tetap berada di Indonesia,” jelas sumber itu lagi.

Integrasi penuh sistem antara TikTok Shop dan Tokopedia dijadwalkan selesai pada Desember 2025, dan proses PHK kemungkinan masih akan berlanjut hingga waktu tersebut.

Penutupan Layanan Gudang ‘Dilayani Tokopedia’

Tak hanya pengurangan karyawan, Tokopedia juga menghentikan operasional salah satu unit logistik mereka, yakni layanan ‘Dilayani Tokopedia’. Layanan yang diluncurkan pada Maret 2022 ini merupakan solusi pemenuhan pesanan bagi seller, menyerupai sistem Fulfillment by Amazon (FBA).

Namun, akibat restrukturisasi bisnis, layanan tersebut resmi ditutup per 15 Agustus 2025. Gudang-gudang serta tenaga kerja yang mendukung layanan ini pun ikut diberhentikan. “Pengosongan fasilitas akan tuntas pada September hingga Oktober ini,” ujar sumber yang mengetahui proses internal tersebut.

Perjalanan Akuisisi Tokopedia oleh TikTok

Pada Januari 2024, ByteDance perusahaan induk TikTok mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia dari GoTo, senilai lebih dari USD 800 juta. Kesepakatan tersebut memungkinkan TikTok kembali menjalankan layanan e-commerce di Indonesia melalui Tokopedia, menyusul larangan transaksi langsung lewat media sosial.

GoTo masih memegang 24,99% saham, tetapi peran dominan kini sepenuhnya di tangan TikTok. Sejak saat itu, berbagai langkah efisiensi mulai diberlakukan, termasuk pengurangan SDM dan evaluasi lini bisnis.

Konsolidasi ini memang memunculkan tantangan. Tumpang tindih tim dan struktur organisasi membuat langkah rasionalisasi tak terhindarkan. Dan seperti biasa dalam kasus merger, karyawan menjadi pihak yang paling terdampak.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    Gadgets on the Go: Top Tech for Business Travelers

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 380
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • konten kreator onlyfans indonesia

    Top 10 Konten Kreator OnlyFans Indonesia Terpopuler 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ahmad
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Platform OnlyFans semakin ramai di Indonesia. Banyak orang mencari konten kreator OnlyFans lokal yang menawarkan OnlyFans video eksklusif, foto, dan interaksi pribadi. Dari yang berani hingga yang lebih soft, kreator OnlyFans Indonesia kini menjadi salah satu tren yang paling dibicarakan di kalangan netizen. Kali ini JAKPOST merangkum 10 kreator paling populer berdasarkan engagement, jumlah […]

  • Kerugian Akibat Penipuan Digital Capai Rp4,6 Triliun, OJK Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    Kerugian Akibat Penipuan Digital Capai Rp4,6 Triliun, OJK Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kerugian finansial akibat penipuan daring di Indonesia telah mencapai Rp4,6 triliun per 17 Agustus 2025. Data ini dikumpulkan oleh Indonesia Anti-Scam Center (IASC) OJK. Detail Laporan dan Penanganan IASC menerima 225.281 laporan penipuan, di mana 139.512 di antaranya merupakan laporan yang diteruskan oleh pelaku usaha, sementara […]

  • Ucapan Hari Raya Untuk Boy Friends Simple Bikin Hati Cowo Suka Banget Tahun 2025

    Ucapan Hari Raya Untuk Boy Friends Simple Bikin Hati Cowo Suka Banget Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Hari raya selalu jadi momen yang penuh makna. Selain jadi ajang silaturahmi dan refleksi diri, ini juga waktu yang pas untuk menunjukkan perhatian kepada orang-orang terdekat, termasuk pacar atau gebetan. Ucapan hari raya bukan sekadar rangkaian kata, tapi bentuk kecil dari kasih sayang dan perhatian yang tulus. Di tahun 2025 ini, banyak orang mulai […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari ini Senin (21/07/2025)

    Harga Emas Perhiasan Hari ini Senin (21/07/2025)

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Harga emas perhiasan terus menjadi sorotan dalam beberapa luang waktu terakhir ini. Harga emas perhiasan hari ini 21 Juli 2025 adalah Rp512.000 ( 9 Karat ) dan Rp1.290.000 (18 Karat). Selain itu juga Harga Emas di The Palace bervariasi, bergantung pada jenis dan desain perhiasan yang ditawarkan. Setiap item, mulai dari cincin, kalung , […]

  • Kekalahan Dramatis Timnas Indonesia 3-2 dari Arab Saudi: Laga Penuh Penalti dan Kartu Merah

    Kekalahan Dramatis Timnas Indonesia 3-2 dari Arab Saudi: Laga Penuh Penalti dan Kartu Merah

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Tim Nasional Indonesia memulai putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan hasil yang pahit. Skuad Garuda menampilkan perlawanan yang luar biasa sengit namun harus mengakui keunggulan tuan rumah Arab Saudi dengan skor tipis 3-2. Pertandingan ini berlangsung sangat dramatis, diwarnai oleh tiga hadiah penalti dua untuk Indonesia—dan satu kartu merah bagi pemain lawan menjelang […]

error: Content is protected !!
expand_less