Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Solusi Inflasi Komoditas: Mendagri Ajak Warga Tanam Cabai Merah Mandiri

Solusi Inflasi Komoditas: Mendagri Ajak Warga Tanam Cabai Merah Mandiri

  • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakpost.id, Tito Karnavian, selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri), memberikan instruksi kepada pemerintah daerah (Pemda) agar memotivasi penduduk untuk melakukan penanaman cabai merah secara swadaya. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mengendalikan dan menstabilkan harga cabai merah yang mengalami kenaikan signifikan di berbagai lokasi.

Beliau menjelaskan bahwa tanaman cabai merah memiliki keunggulan karena sederhana untuk dibudidayakan dan proses panennya cepat. Mendagri menyarankan pemanfaatan wadah seperti polybag sebagai media tanam, memungkinkannya ditanam di area terbatas seperti pekarangan rumah maupun gang-gang sempit di lingkungan permukiman.

Konteks Kenaikan Harga dan Intervensi Pemerintah

Imbauan Mendagri ini selaras dengan tren kenaikan harga komoditas pangan yang terus diamati. Menurut data, harga cabai merah sempat menunjukkan tren peningkatan pada awal Agustus 2025, meskipun secara rata-rata nasional masih berada di bawah batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Namun, fluktuasi harga terus terjadi, dan kenaikan signifikan dilaporkan di beberapa daerah yang memicu lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH), bahkan ada yang menembus hingga Rp200.000 per kilogram di wilayah tertentu seperti Kabupaten Nduga pada awal Oktober 2025.

Mendagri menyoroti bahwa masalah utama kenaikan harga ini sering kali terletak pada distribusi yang tidak lancar, bukan hanya pada masalah produksi. Oleh karena itu, selain gerakan tanam mandiri, Pemda juga diminta untuk aktif mengawasi pasar dan menjaga kelancaran rantai pasok.

Badan Pangan Nasional (NFA) dan Pemda sendiri telah melakukan berbagai intervensi, termasuk operasi pasar dan mendorong kerja sama antardaerah untuk mengoptimalkan pasokan dari kantong-kantong produksi, seperti Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan. Intervensi ini dilakukan untuk menekan harga di tingkat konsumen sambil tetap menjaga harga di tingkat petani agar tidak jatuh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP), terutama saat musim panen tiba. Upaya ini merupakan bagian dari sistem peringatan dini ( early warning system) oleh Kemendagri untuk memastikan stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Facebook Comments Box
  • Penulis: Ahmad Fadhil ( Redaksi )

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwakilan Mahasiswa Audiensi dengan Presiden Prabowo dan Pimpinan DPR, Bahas Tuntutan Demo

    Perwakilan Mahasiswa Audiensi dengan Presiden Prabowo dan Pimpinan DPR, Bahas Tuntutan Demo

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Delegasi mahasiswa dari berbagai universitas mengunjungi Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto. Kedatangan mereka dimulai sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (4/9/2025), dengan para mahasiswa mengenakan almamater kampus masing-masing. Muhammad Raihan, perwakilan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul ‘Ulama Se-Nusantara, menyatakan bahwa mereka membawa beberapa aspirasi. Salah satu poin utama […]

  • Inilah 10 Fakta Menarik Tentang Misteri Dunia yang Belum Terpecahkan

    Inilah 10 Fakta Menarik Tentang Misteri Dunia yang Belum Terpecahkan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Sejak zaman dahulu, manusia selalu penasaran dengan berbagai fenomena yang sulit dijelaskan. Hingga saat ini, masih banyak misteri dunia yang belum terpecahkan meskipun teknologi sudah berkembang pesat. Dari kejadian aneh hingga peninggalan sejarah yang membingungkan, semuanya menyimpan tanda tanya besar. Artikel ini akan membahas secara lengkap berbagai misteri dunia yang masih menjadi perdebatan para […]

  • Bus Rosalia Indah

    Yuk Kita Intip, Inilah Harga Tiket Bus Rosalia Indah di Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Pernah tidak kamu merasa kalau rindu kampung halaman itu rasanya lebih berat daripada rindu mantan? Apalagi kalau sudah melihat kalender dan sadar kalau tanggal merah sudah berjejer rapi, hasrat buat pulang atau sekadar jalan-jalan pasti langsung memuncak. Nah, untuk kamu para pejuang aspal, mengetahui harga tiket bus Rosalia Indah hari ini adalah koentji utama […]

  • Private Ghost

    Anda Memiliki Masalah Hubungan Asmara? Silahkan Gunakan “Private Ghost” Jasa Investigasi Swasta Professional

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Menjalani sebuah hubungan asmara seharusnya menjadi sumber kebahagiaan, namun seringkali keraguan justru datang menyergap tanpa diundang di tengah malam. Apakah pasangan Anda benar-benar sedang lembur, atau ada sosok lain yang sedang dia temui di luar sana? Kami memahami betapa menyesakkannya hidup dalam ketidakpastian, itulah sebabnya Private Ghost hadir sebagai solusi jasa investigasi yang beroperasi […]

  • Pelaku Mutilasi di Pacet, Mojokerto, Ditangkap di Surabaya

    Pelaku Mutilasi di Pacet, Mojokerto, Ditangkap di Surabaya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Seorang pria berinisial AM (24), yang diduga kuat sebagai pelaku kasus mutilasi yang menggemparkan Pacet, Mojokerto, berhasil diringkus oleh kepolisian. Warga Dusun Aek Paing Tengah, Labuhanbatu, Sumatera Utara, itu ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Mojokerto pada dini hari Minggu, 7 September 2025, sekitar pukul 01.00 WIB. Ia ditemukan di sebuah indekos di kawasan Lakarsantri, […]

  • Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

    Sultan Hasanuddin Berasal dari Makassar: Pahlawan Nasional dengan Julukan “Ayam Jantan dari Timur”

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ahmad Fadhil ( Redaksi )
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakpost.id, Sultan Hasanuddin berasal dari Kerajaan Gowa, salah satu kerajaan Islam besar di Sulawesi Selatan. Ia lahir pada 12 Januari 1631 di Makassar dengan nama I Mallombasi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Hasanuddin adalah putra dari Raja Gowa ke-15, Sultan Malikussaid, dengan permaisuri I Sabbe To’mo Lakuntu. Nama “Hasanuddin” ia peroleh setelah diangkat […]

error: Content is protected !!
expand_less